Pertolongan Pertama pada Nyeri & Kram Otot | Zambuk


Memahami Nyeri Otot
dan Kram Otot

 

Kita mencari cara untuk bisa lebih aktif sekarang ini. Karena lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan, kita sebisa mungkin untuk  berolahraga di tengah rutinitas sehari-hari, baik dengan sekedar jalan santai, latihan kardio ringan, atau melakukan yoga. Kita membutuhkan tambahan aktivitas untuk menstimulasi tubuh setelah seharian duduk dan bekerja. Namun pada saat peregangan, Anda merasa cedera atau otot yang tertarik. Nyeri muncul tiba-tiba, dan merasakan kram otot. Di lain waktu, nyeri dapat terjadi setelah melakukan latihan intensitas tinggi, seluruh tubuh akan terasa sakit. Artikel ini akan membantu memahami nyeri otot, kram, keseleo, dan masalah otot lainnya.

pria memakai kacamat sedang memegangi kepala Zambuk
Definisi dan Penyebab: Kram, Nyeri Otot, Keseleo, dan Otot Tegang

Nyeri otot biasanya disebabkan oleh otot yang tegang, stres, aktivitas berlebihan, dan beberapa cedera ringan (1). Nyeri di area tertentu (terlokalisir) berbeda dengan nyeri otot sistemik yang mempengaruhi seluruh tubuh karena infeksi, penyakit atau obat-obatan (1). Apabila hal ini terjadi saat beraktivitas, biasanya berarti otot tertarik atau tegang (4).

Kram otot adalah kontraksi otot secara tiba-tiba yang tidak disengaja (2). Hal ini bisa disebabkan oleh latihan atau fisik yang bekerja secara berkepanjangan, penggunaan otot berlebihan, dehidrasi, atau otot yang tegang (2). Jenis kondisi medis tertentu juga bisa menyebabkan kram, seperti kondisi di mana suplai darah yang tidak memadai di pembuluh darah, tekanan saraf tulang belakang, atau kekurangan mineral jenis kalium, kalsium, dan magnesium (2). Kram otot sering terjadi pada otot kaki, terutama di daerah betis yang ditandai dengan benjolan keras di bawah kulit (2).

ikon tangan memegang rumah Zambuk
Pertolongan Pertama Untuk Keseleo Ringan dan Nyeri Otot

Mengoleskan salep pada area nyeri merupakan salah satu cara untuk meredakan keseleo ringan, nyeri otot, dan sakit ringan. Sebagai alternatif, terdapat beberapa pengobatan rumahan yang bisa dipilih untuk meringankan rasa tidak nyaman dan mengurangi kerusakan(5). R.I.C.E. (Rest, Ice, Compression, Elevate) atau Istirahat, Es, Kompres, Redakan, merupakan terapi yang bisa membantu meringankan nyeri, mengurangi bengkak, dan mempercepat proses pemulihan (5)
Untuk mengatasi kram otot, pertama, istirahatlah atau berhenti sejenak dari apapun yang dikerjakan; letakan kompres es di area yang sakit sekitar 20 menit beberapa kali sepanjang hari. Anda bisa menggunakan kompresan bentuk perban untuk meredakan bengkak (1).

Keseleo ringan juga bisa dirawat dengan menggunakan metode R.I.C.E.

  • Istirahatkan bagian tubuh yang mengalami cedera otot dan hindari membebaninya dalam 2-3 hari (4)
  • Gunakan kompres es untuk mengurangi bengkak dan lanjutkan mengompres area yang sakit selama 15-20 menit, secara berulang dalam 2 hari pertama setelah cedera terjadi (4)
  • Pakai lengan panjang yang agak ketak atau perban elastis di area yang sakit (4)
  • Terakhir, redakan anggota tubuh yang sakit untuk mengurangi dan mencegah pembengkakan tidak bertambah (4).

Dalam kedua kondisi tersebut, lebih baik untuk tidak dulu mandi air panas atau menggunakan kompres panas, dan berhenti minun alkohol serta pijatan untuk beberapa hari (6). Begitu Anda sudah mampu lagi menggerakan anggota tubuh yang cedera tanpa rasa sakit, lakukan beberapa tindakan tersebut untuk mencegah sendi atau otot agar tidak kaku (6).

wanita memakai baju merah dan celana panjang sedang berolahraga Zambuk

Kita tidak selalu dapat menghindari cedera otot sebab itu cenderung akan terjadi, tetapi cedera otot dapat dicegah. Beberapa langkah pencegahan adalah meningkatkan kekuatan otot, menggunakan sepatu yang sesuai kebutuhan, mengonsumsi makanan sehat untuk menutrisi otot, dan peregangan sebelum melakukan aktivitas fisik apapun (5). Cara lain untuk mencegah kram otot adalah dengan minum air yang banyak setiap hari karena cairan menjaga otot rileks dan terhidrasi (2). Peregangan sebelum dan sesudah berolahraga sangat direkomendasikan (2). Bagi Anda yang suka tiba-tiba terbangun di tengah malam akibat kram otot, lakukan peregangan ringan sebelum tidur untuk mengurangi risiko kram otot muncul (2).

REFERENSI:

1. Muscle Pain (n.d.) Retrieved September 9, 2020 from https://www.mayoclinic.org/symptoms/muscle-pain/basics/causes/sym-20050866

2. Muscle Cramp (n.d.) Retrieved September 9, 2020 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/muscle-cramp/symptoms-causes/syc-20350820

3. Sprains and strains (2020) Retrieved September 9, 2020 from https://www.niams.nih.gov/health-topics/sprains-and-strains

4. Sprain: First Aid (2020) Retrieved September 9, 2020 from https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-sprain/basics/art-20056622

5. Sprains, Strains, Breaks: What’s the Difference (n.d.) Retrieved September 9, 2020 from https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=1&contentid=1889

6. Sprains and strains (2019) Retrieved September 9, 2020 from https://www.nhs.uk/conditions/sprains-and-strains/

garis lurus berwarna hijau