Gigitan Serangga – Gejala, Jenis dan Cara Mengatasi

keluarga berkumpul di taman dan merasa aman karena sudah memiki pencegahan dari gigitan serangga yaitu salep Zambuk

Gigitan serangga seperti semut, laba-laba, lebah, atau juga kutu kasur sangat sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran serangga seringkali tidak disadari, bahkan di area rumah. Itulah mengapa gigitan serangga kadang terlambat untuk diobati dan menimbulkan berbagai gejala yang cukup mengganggu, seperti bengkak dan gatal terutama pada anak-anak.

Untuk bisa mengobati gigitan serangga, penting sekali mengetahui perbedaan gejalanya dan juga cara mengobatinya dengan tepat.

gigitan semut dan menyebabkan sakit dapat di redakan dengan Zambuk

Gigitan semut

Pengertian – Secara umum, gigitan semut tidak berbahaya. Namun, yang perlu Ibu waspadai adalah gigitan semut api. Sebab, gigitannya bisa memunculkan reaksi yang membuat anak-anak merasa tidak nyaman.

Gejala dan dampak – Gigitan semut api bisa menyebabkan rasa sakit. Semut api, menyuntikkan racunnya melalui sengatan. Jadi, ini dapat menimbulkan berbagai macam reaksi. Umumnya, bisa muncul bintik-bintik pada kulit yang tersengat. Kemudian ada rasa sensasi terbakar dalam waktu 24 jam. Di samping itu, di sekitar area gigitan akan muncul ruam, yang disertai gatal dan nyeri.

Ketika si kecil mengalami kondisi ini, maka Ibu bisa menggunakan obat minum seperti paracetamol dan ibuprofen, yang dijual secara bebas. Obat-obatan ini bisa membantu mengurangi rasa sakit. Namun, supaya gejala tak terus berlanjut, Ibu lebih baik berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional.

Gigitan semut mengandung racun yang bisa menyebabkan anafilaksis. Saat terjadi, gejalanya meliputi kemerahan, sulit untuk bernapas, pusing dan lemas. Kalau si kecil mengalami hal tersebut, maka Ibu bisa membawa dia ke rumah sakit segera. Sebab, reaksi tersebut bisa berbahaya bagi kesehatannya (1).

gigitan semut dan menyebabkan sakit dapat di redakan dengan Zambuk

Gigitan laba-laba

Pengertian – Gigitan serangga ini biasanya berasal dari arakhnida yaitu laba-laba. Sebagian besar gigitan laba-laba tidak berbahaya. Namun, beberapa gigitan ada yang mengandung racun, sehingga dapat menyebabkan kematian, apabila tidak segera ditangani.

Gejala dan dampak – Awalnya, gigitan laba-laba tidak menyebabkan rasa sakit. Namun, lama-kelamaan bisa memunculkan lesi atau luka yang meradang dan rasanya nyeri. Kemudian, gigitan beracun tersebut akan meninggalkan bekas berwarna kemerahan, keputihan dan kebiruan di area kulit hingga beberapa hari.

Mungkin juga timbul gejala yang lainnya tapi tidak berhubungan dengan area bekas gigitan. Misalnya, terjadi kram otot serta gejala yang berkaitan dengan neuromuskuler yakni saraf dan otot. Gigitan laba-laba berbisa harus dikendalikan dan ditangani medis dengan segera (1).

sengatan lebah dan menyebabkan sakit dapat di redakan dengan Zambuk

Gigitan lebah

Pengertian – Gigitan lebah, tawon dan tabuhan atau tawon besar, biasanya kelihatan serupa. Sebab, semua serangga tersebut menggunakan alat penyerang untuk menyengat. Namun, perbedaannya, lebah menyerang hanya sekali, lalu dia mematahkan alat sengatnya yang kemudian tertinggal di kulit.

Gejala dan dampak – Umumnya, sengatan tabuhan dan tawon menyebabkan bengkak dan terasa menyakitkan. Namun, walaupun sakit, hal ini sebenarnya tidak membahayakan bagi kebanyakan orang. Akan tetapi, anak-anak mengalami gejala yang berbeda dengan orang dewasa saat digigit lebah. Sengatan lebah pada anak-anak bisa memunculkan alergi. Biasanya, alergi tersebut menimbulkan bengkak di area gigitan tawon.

Hal yang buruk yaitu racun tersebut bisa menyebabkan anafilaksis sehingga dapat membahayakan jiwa si kecil. Sejumlah gejala anafilaksis meliputi denyut nadi cepat, kesulitan bernapas, gatal disertai bengkak pada area yang tidak tersengat, rasa lemas dan pusing, juga mengalami kram perut.

Oleh karena itu, Ibu harus hati-hati mengeluarkan alat sengat lebah tersebut, kalau masih ada di kulit. Sebisa mungkin, hindari meremas area yang tersengat supaya racun tidak menyebar lebih banyak dan sampai masuk ke dalam kulit. Kalau anak mengalami gejala syok anafilaksis, maka larikan segera ke IGD rumah sakit (1).

Gigitan kutu kasur

Pengertian – Kutu kasur atau kutu busuk merupakan serangga kecil yang sering ditemukan pada tempat tidur dan menghisap darah manusia.

Gejala dan dampak – Gigitan kutu kasur biasanya tidak terasa karena ukurannya yang sangat kecil. Namun setelah beberapa saat, akan muncul rasa gatal dan bahkan terasa panas serta perih. Gigitan ini bisa muncul di mana saja, termasuk wajah, tangan, lengan, kaki, dan bahkan perut atau punggung.

Gigitan kutu busuk akan terlihat bentol dan memerah, kadang berupa benjolan dengan warna putih di bagian tengahnya. Ada juga gigitan yang terlihat seperti garis zig-zag pada kulit. Pada beberapa orang, gigitan kutu kasur juga bisa menyebabkan bengkak.

Meski umumnya tidak berbahaya, namun pada beberapa kasus ada juga gigitan kutu kasur yang menyebabkan gejala serius seperti kesulitan bernapas, demam, lemah lesu, lidah bengkak, dan detak jantung yang tidak normal (2).

Cara mengobati gigitan serangga

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati gigitan serangga beracun, antara lain:

  • Segera lepaskan sengat (bagian tubuh serangga yang menyerupai jarum) jika menancap pada kulit.
  • Cuci bagian yang terkena gigitan serangga dengan sabun dan air untuk menghilangkan gatal.
  • Aplikasikan kompres air dingin selama 10 menit pada bagian yang digigit serangga untuk mengurangi bengkak dan rasa gatal.
  • Angkat bagian tubuh yang terkena gigitan serangga untuk menghindari bengkak semakin parah.
  • Hindari menggaruk area yang terasa gatal karena akan memperparah infeksi.
  • Hindari pengobatan tradisional yang tidak diketahui efektivitasnya, lebih baik gunakan salep digigit serangga yang bisa membantu meredakan gatal dan nyeri.

Meskipun ada cara mengobati gigitan serangga, bagaimanapun juga, mencegah lebih baik daripada mengobati. Gigitan serangga bisa menyebabkan gatal, juga bengkak, serta nyeri pada kulit. Untuk menjauhkannya, Ibu bisa melakukan cara berikut ini:

  • Tetap berada di dalam ruangan ketika senja sampai fajar, karena ini saat-saat serangga sedang aktif.
  • Memperbaiki celah di pintu, jendela, serta tenda atau peralatan kemah. Saat di dalam rumah, tutup semua pintu dan jendela terutama ketika sore hari saat serangga banyak berkeliaran.
  • Menutupi tempat tidur dan kereta dorong bayi dengan kelambu. Cara ini lebih dianjurkan untuk anak dan bayi, dibanding dengan menyalakan obat anti serangga yang terbuat dari bahan kimia.
  • Di luar ruangan, gunakan semprotan untuk mengusir serangga. Hindari penggunaan semprotan di dekat makanan. Bila diperlukan, Ibu bisa mengoleskan losion anti serangga juga.
  • Menutupi dan melindungi kulit dengan mengenakan pakaian beberapa lapis. Ini akan membuat gigitan serangga beracun tidak mudah mengenai kulit.
  • Membersihkan talang air pada atap, mengosongkan air yang ada di dalam kolam anak. Bersihkan juga genangan air yang lain sekurang-kurangnya sekali dalam satu minggu.
  • Jika ada ban bekas di rumah, maka buang saja bannya untuk mencegah adanya genangan air yang menjadi tempat bersarangnya serangga.
  • Mengosongkan pot bunga di luar rumah, atau disimpan dengan posisi dibalik, supaya tidak menyebabkan air menggenang.
  • Memiliki raket listrik atau lilin untuk mengusir serangga di rumah.
  • Menutupi ranjang atau tempat tidur dengan kelambu, saat Anda tidur di luar ruangan, atau di dalam bangunan yang kondisinya tak tertutup.
  • Saat beraktivitas dengan si kecil di luar ruangan, tutup kereta dorong serta tempat tidur dengan menggunakan kelambu.
  • Apabila baru saja melakukan kegiatan yang tempatnya di luar ruangan, maka di rumah, Ibu bisa segera mandi kemudian ganti baju. Jangan lupa, cuci baju dan peralatan yang dipakai beraktivitas.
  • Saat akan pergi keluar kota, enam bulan sebelumnya Ibu bisa mencari tahu informasi tentang jenis serangga, yang sekiranya sering ada di tempat tujuan.

Gigitan serangga memang tidak berbahaya namun akan sangat mengganggu terutama pada anak-anak. Bekas gigitan serangga juga biasanya meninggalkan bekas, sehingga lebih baik mencegah tergigit dan segera lakukan penanganan tepat saat terkena racunnya.

Referensi:

  1. Bed bug bites: What you need to know (n.d.) diakses pada Mar 24, 2021 from https://www.medicalnewstoday.com/articles/318083#bites

L.ID.MKT.CC.05.2021.1636

garis lurus berwarna hijau