Dampak Digigit Nyamuk
Bagi Anak

 

Gigitan nyamuk merupakan hal yang umum, walaupun efeknya dapat bervariasi dari satu orang ke lainnya(3).

Akan tetapi, anak-anak lebih rentan apabila digigit nyamuk(1) atau gigitan serangga lainnya. Alasannya karena gigitan tersebut dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh anak, meskipun hal ini akan menurun seiring anak tumbuh dewasa(2).

Reaksi gigitan nyamuk pada anak bisa lebih intens(4), seperti bentol kemerahan, gatal-gatal, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Oleh karena itu, penting untuk membawa anak ke dokter jika muncul reaksi yang berbahaya.

Gigitan nyamuk disebabkan oleh sengatan nyamuk perempuan(1). Darah yang dihisap oleh nyamuk digunakan untuk telur mereka. Mereka dapat menyengat kulit hingga lebih dari 20 kali sebelum sengatan bertemu dengan pembuluh darah kecil.

bentol yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk dapat diredakan dengan Zambuk
Dampak fisik pada anak yang digigit nyamuk

Gigitan nyamuk dapat menyebabkan bentol gatal dan kemerahan pada anak dalam waktu 24 jam setelah digigit(5). Bentol ini merupakan reaksi tubuh terhadap liur nyamuk yang masuk melalui kulit(6). Bentol-bentol juga dapat timbul pada anak yang lebih tua dan remaja.

Gigitan nyamuk di bagian atas wajah dapat menimbulkan bengkak di sekitar mata selama berhari-hari. Area yang bengkak dapat berwarna merah muda dan berukuran besar, terutama pada anak berusia satu hingga lima tahun(5).

Pada kasus tertentu, bintil berair, memar, dan gejala peradangan besar lainnya juga dapat terjadi pada anak berusia dua sampai empat tahun. Gejala-gejala ini akan menurun seiring bertambahnya usia(6).

Layaknya masalah kesehatan lainnya, dampak fisik juga dapat memicu komplikasi. Harap waspada dengan infeksi bakteri yang mungkin terjadi:

  • Impetigo

Luka koreng dan bernanah yang terjadi karena anak menggaruk bentol akibat gigitan serangga.

  • Selulitis

Kulit kemerahan yang sakit dan nyeri apabila disentuh.

  • Limfangitis

Infeksi yang menjalar ke saluran getah bening, menghasilkan garis merah hingga lengan dan kaki. Ini merupakan komplikasi serius karena dapat menyebar ke aliran darah dan memicu sepsis.

Harap konsultasi dengan dokter jika memiliki pertanyaan atau khawatir terkait bentol pada anak.

bekas gigitan nyamuk pada anak dapat diredakan dengan salep Zambuk
Dampak emosional pada anak yang digigit nyamuk

Dokter anak Scott Goldstein dari Northwestern Children's Practice di Chicago, Amerika Serikat menyatakan bahwa anak-anak belum dapat mengekspresikan diri sebaik orang dewasa.(7)

Tanpa disadari, beberapa orangtua terkadang mengabaikan dampak gigitan nyamuk pada anak, meskipun anak belum dapat menahan gatal dan bengkak dengan baik. Alhasil, anak dapat stres akibat rasa tidak nyaman karena gigitan nyamuk.

Selain mengobati dampak fisik gigitan nyamuk, orangtua juga sebaiknya tidak menyepelekan dampak emosional yang tak hanya muncul saat kondisi memburuk. Namun, juga saat masalah lain muncul(8). Ingat, stres yang terjadi di masa kanak-kanak dapat memengaruhi anak dan juga keluarga, yang seharusnya menjadi sumber penghiburan dan rasa nyaman bagi anak.

keluarga berkumpul di taman dan merasa aman karena sudah memiki pencegahan dari gigitan serangga yaitu salep Zambuk

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya berbicara dan menenangkan anak jika mereka tidak nyaman dan menangis akibat bentol pada kulitnya.

Orangtua cukup menjelaskan mengapa digigit nyamuk memicu gatal pada kulit anak sebagai upaya menenangkan anak. Anda juga dapat mengoleskan salep yang mengandung minyak eukaliptus dan kapur barus (camphor) untuk meredakan gatal akibat gigitan nyamuk. Hindari pengolesan salep terhadap anak di bawah usia 2 tahun.

Orangtua juga dapat mendorong anak untuk bertanya terkait bentol pada kulitnya. Selanjutnya, jawab pertanyaan mereka dengan tenang dan benar(9).

Setelah mengoleskan salep, ajarkan juga bahwa bentol pada kulit anak sebaiknya tidak digaruk agar terhindar dari infeksi. Mainan, membacakan cerita, jalan-jalan di taman dapat membantu fokus anak teralih dari gatal di kulitnya.

Beri tahukan anak untuk tidak bermain di luar rumah apabila sudah malam karena nyamuk senang berkeliaran di malam hari. Kemudian, pakai pakaian berwarna terang, berlengan panjang, dan celana panjang jika bermain di luar rumah. Hindari juga menggaruk gigitan serangga dengan kuku karena dapat memicu infeksi.

Dengan begitu, Anda dapat membantu anak memahami gigitan nyamuk dan serangga dengan baik. Seiring pertumbuhannya, mereka akan makin mengerti cara terhindar dari gigitan nyamuk dan pengobatan yang tepat.

Yang terpenting, anak-anak mendapatkan kenyamanan dan mengandalkan orang tua ketika digigit nyamuk, atau serangga lainnya(9), sehingga mereka berpikir orang tua akan selalu ada bersama mereka di setiap tantangan fisik atau emosional yang mereka hadapi.

References:

1. Mosquito Bite (n.d.) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://www.childrenscolorado.org/conditions-and-advice/conditions-and-symptoms/symptoms/mosquito-bite/

2. Here’s What Every Parent Needs to Know About Mosquitos (July 5, 2019) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://riseandshine.childrensnational.org/heres-what-every-parent-needs-to-know-about-mosquitoes/

3. Bug Bites, Stings and Kids (May 20, 2019) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://www.hopkinsallchildrens.org/ACH-News/General-News/Bug-Bites,-Stings-and-Kids

4. Mosquito bites (n.d.) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mosquito-bites/symptoms-causes/syc-20375310

5. Mosquito Bite (n.d.) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://www.healthychildren.org/English/tips-tools/symptom-checker/Pages/symptomviewer.aspx?symptom=Mosquito+Bite

6. The Itchy, Bumpy Blues: How to Treat and Prevent Mosquito Bites and Related Conditions (n.d.) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://www.drgreene.com/treat-prevent-mosquito-bites

7. Silent Signs Your Child is Stressed (April 16, 2020) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://www.nytimes.com/2020/04/16/parenting/kids-stress-coronavirus.html/?2020-04-16T19%3A23%3A22%2000%3A00

8. Stress in Childhood (n.d.) diakses pada from https://medlineplus.gov/ency/article/002059.htm

9. Helping Children Feel Safe in Stressful Times (n.d.) diakses pada Sept. 8, 2020 from https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/health-wellness-and-safety-resources/helping-hands/helping-children-feel-safe-in-stressful-times

garis lurus berwarna hijau