Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk yang Menghitam | Zambuk


Munculnya Noda Gelap di Kulit Akibat Gigitan Serangga

 

Kebanyakan orang, terutama orang dewasa, cenderung menunjukan reaksi ringan terhadap gigitan serangga. Misalnya gigitan nyamuk yang biasanya tidak berbahaya tetapi bisa meninggalkan bekas benjolan merah pada kulit. Benjolan ini memang akan hilang dengan sendiri dalam beberapa jam atau hari, asalkan tidak terjadi infeksi. Namun pada beberapa kasus, gigitan nyamuk dapat menyebabkan bercak gelap atau hitam. Bagi sebagian orang, bercak pada kulit mungkin terlihat seperti lebam, sedangkan untuk sebagian lagi bisa terlihat seperti lecet kecil pada permukaan kulit. Kemunculan bercak ini dikenal sebagai post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) (1)

Kondisi tersebut biasanya muncul ketika luka, kulit kering, ruam atau jerawat menyebabkan peradangan yag kemudian memicu proses permulihan kulit. Ketika proses pemulihan berlangsung, melanin (protein dalam kulit yang memberikan warna) dapat keluar dalam jumlah berlebih menyebabkan perubahan warna pada kulit menyerupai bercak gelap atau hitam. PIH biasanya hilang dengan sendiri (dengan atau tanpa pengobatan), meski durasi pemulihan berbeda-beda pada setiap orang. Kondisi ini bisa juga diobati menggunakan krim dengan resep dokter yang cukup efektif untuk luka dalam. Alpha Hydroxy Acids (AHA’s), hydroquinone dan retinoid topikal merupakan cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk atau serangga yang menghitam yang muncul disertai oleh PIH (1). Selain itu, Anda bisa mencegah munculnya PIH dengan membatasi paparan sinar matahari atau dengan menggunakan krim tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV dari matahari yang berbahaya.

keluarga berkumpul di taman dan merasa aman karena sudah memiki pencegahan dari gigitan serangga yaitu salep Zambuk

Sayangnya, serangga mungkin saja hanya berukuran kecil tetapi jangan remehkan mereka. Nyamuk bisa juga menularkan penyakit seperti malaria, demam berdarah dan demam kuning.

Di sisi lain, kutu dapat menjadi penyebab Anda mengidap penyakit Lyme, sedangkan lebah dapat memicu reaksi alergi melalui sengatan atau gigitan(2,5).

ikon tangan di goyangkan Zambuk
Tips untuk Mengatasi Gigitan Serangga yang Tidak Terlalu Serius

Ketika gigitan nyamuk atau serangga tidak terlalu parah, coba beberapa tips berikut ini:

Hindari menggaruk area gigitan sama sekali

Tips ini mungkin memang lebih mudah dikatakan daripada dilakukan dan semua orang pasti pernah merasakannya. Menggaruk bintik atau bercak hitam ini tidak akan membuat rasa gatal hilang dan hanya akan menjadi lebih parah. Hal ini dikarenakan sistem imun mengeluarkan histamin untuk melindungi tubuh dari air liur nyamuk. Luka dan infeksi kemungkin besar terjadi akibat garukan yang berlebihan, terutama jika tangan dan kuku kotor sehingga bakteri masuk melalui kulit. Untuk gigitan nyamuk atau jenis serangga apapun yang menyebabkan gatal, lebih baik bersabar dan hindari untuk menggaruknya(2,3,4,5).

ikon tangan dengan hati Zambuk

Gunakan semprotan pengusir nyamuk atau serangga

Menggunakan semprotan pengusir nyamuk atau serangga selalu direkomendasikan terutama ketika Anda akan menuju lokasi yang banyak nyamuk. Hal ini juga sangat membantu untuk area perumahan yang diketahui terdapat banyak nyamuk(3,4).

ikon tangan dengan daun Zambuk

Menggunakan salep pereda gatal akibat gigitan nyamuk atau serangga

Beberapa produk dapat meringankan sensasi gatal dan mengurangi bengkak akibat gigitan nyamuk. Dengan menghindari dari rasa menggaruk, maka Anda juga terhindar dari noda hitam bekas gigitan serangga. Produk yang dipilih sebaiknya memiliki kandungan seperti eucalyptus oil (seperti yang terdapat di produk minyak kayu putih) dan camphor (kamper) untuk membantu meredakan nyeri dan gatal akibat gigitan nyamuk atau serangga.

Kapan harus ke dokter

Apabila seseorang dengan gigitan nyamuk atau serangga mengalami gejala yang tidak biasa, lebih baik segera mendapat perhatian medis. Gejala yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut(5):

  • Demam tinggi
  • Kesulitan bernapas
  • Ruam dan gatal-gatal
  • Lesi (luka dan terjadi infeksi)
  • Lecet
  • Disertai pembengkakan pada wajah
dokter yang sedang memeriksa anak dan ditemani perawat Zambuk

Kesimpulannya, gigigtan nyamuk dan serangga cukup umum terjadi dan semua orang pernah mengalaminya setidaknya sekali dalam hidup. Hal penting yang perlu diingat adalah Anda harus bisa membedakan gigitan ringan dan parah. Setelah itu, Anda akan dapat mengetahui apakah gigitan nyamuk atau serangga dapat diobati di rumah, atau membutuhkan perhatian medis segera, berdasarkan tingkat keparahannya. Pada saat yang bersamaan, disarankan untuk menyimpan salep oles yang telah dipercaya agar para Ibu bisa berjaga-jaga menghadapi situasi tak terduga(2,4).

Referensi:

1. Post-Inflammatory Hyperpigmentation and Acne (2020), diakses pada on September 14, 2020 from https://www.verywellhealth.com/post-inflammatory-hyperpigmentation-15606# 

2. What diseases can mosquitoes carry (2013). diakses pada on September 1, 2020 from https://www.healthline.com/health/mosquito-bites#diseases 

3. What Happens When a Mosquito Bite Gets Infected (And What to Do) (2018). diakses pada on September 2, 2020 from https://health.clevelandclinic.org/what-happens-when-a-mosquito-bite-gets-infected-and-what-to-do/ 

4. How to get rid of mosquito bites fast, and prevent them in the first place (2020). diakses pada on September 1, 2020 from https://www.insider.com/how-to-get-rid-of-mosquito-bites 

5. Why do mosquito bites itch and swell up: When to see a doctor (2018). diakses pada on September 1, 2020 from https://www.medicalnewstoday.com/articles/320979#when-to-see-a-doctor

garis lurus berwarna hijau